penyebab paru paru basah

 Pneumonia adalah peradangan pada kantong udara (alveoli) di salah satu atau kedua paru-paru. Alveoli yang seharusnya berisi udara justru terisi cairan atau nanah.

Bakteri: Paling sering disebabkan oleh Streptococcus pneumoniae.

Virus: Termasuk virus influenza, RSV, dan SARS-CoV-2 (COVID-19).

Jamur: Biasanya terjadi pada individu dengan sistem kekebalan tubuh yang sangat lemah (misalnya penderita HIV atau kanker).

TBC (Tuberkulosis): Di Indonesia, infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis adalah penyebab utama efusi pleura. Bakteri ini memicu peradangan yang membuat selaput paru mengeluarkan cairan berlebih.

Kanker: Sel kanker yang menyebar ke pleura dapat menghambat aliran cairan normal, menyebabkan penumpukan.

(Edema Paru)

Ini adalah penyebab "paru-paru basah" yang bukan berasal dari infeksi, melainkan masalah mekanis pompa jantung.

Ketika jantung bagian kiri melemah, ia tidak mampu memompa darah dengan kuat ke seluruh tubuh.

Akibatnya, darah "mengantri" kembali ke pembuluh darah di paru-paru.

Tekanan yang tinggi ini memaksa cairan keluar dari pembuluh darah dan masuk ke dalam jaringan paru-paru, membuat pasien merasa seperti "tenggelam" dari d

Komentar

Postingan populer dari blog ini

cara menjaga kesehatan

cara menghindari paru paru basah

cara penyembuhan